Bagi sebagian orang khususnya mereka yang awam, mungkin saja masih kesulitan ataupun bertanya-tanya mengenai perbedaan haji dan umroh. Perbedaan-perbedaan yang bisa diketahui antara ibadah haji dan juga ibadah umroh yaitu di antaranya adalah:

  1. Perbedaan haji dan umroh di antaranya yaitu ibadah umroh tidak memiliki jadwal atau waktu tertentu seperti yang telah dibahas sebelumnya dan juga tidak bisa ketinggalan waktu.

    Kemudian dalam serangkaian kegiatan ibadahnya di dalam ibadah umroh tidak ada kegiatan untuk melempar jumrah seperti halnya pada ibadah haji.

    perbedaan haji dan ibadah umroh

  2. Lalu jika di ibadah haji terdapat wukuf di padang Arafah dan kemudian singgah di Muzdalifah, lain halnya dengan ibadah umroh yang tidak melakukan kedua hal tersebut.
  3. Jika dilihat dari segi waktunya, sudah terlihat perbedaan haji dan umroh, terutama waktu dari pelaksanaannya, ibadah haji lebih memiliki waktu yang tertentu yaitu pada saat ketika Syawal, Dzul’qodah dan sepuluh di hari pertama dari bulan Dzulhijjah.perbedaan haji umroh bulan dzulhijjah alsha travel news
    Sedangkan untuk melaksanakan ibadah umroh yaitu bisa dilakukan pada hari-hari di dalam waktu satu tahun, dan juga merupakan waktu yang memperbolehkan niat untuk melaksanakan ibadah umroh tersebut.

    Terkecuali jika waktu-waktu dalam melaksanakan ibadah haji bagi orang-orang yang memiliki niat hanya untuk ihrom haji saja di dalamnya.

  4. Setelah itu pada ibadah umroh tidak ada jamak yang terjadi di antara dua shalat seperti halnya saat dalam pelaksanaan ibadah haji. Namun beberapa ulama juga memiliki pendapat jika hal tersebut diperbolehkan, yaitu untuk melakukan jamak dan juga qashar.

    Karena mereka berpendapat bahwa ibadah umroh dan juga ibdah haji bukan disebabkan akan ada atau bolehnya jamak di antara dua shalat. Akan tetapi karena adanya di dalam kondisi safar atau kondisi perjalanan.

  5. Dalam Miqat saat sedang ibadah umroh, Tanah Halal untuk semua orang, sedangkan pada ibadah haji, Miqat untuk orang-orang Makkah yaitu Tanah Haram. Di dalam ibadah umroh juga tidak dilaksanakan thawaf gudum ataupun juga khutbah, tidak seperti dalam ibadah haji yang melakukan hal-hal tersebut.
  6. Perbedaan haji dan umroh berdasarkan hukum. Ada dua pendapat yang mengatakan mengenai hukum dari ibadah umroh, pertama yaitu Sunnah muakkad, sedangkan untuk ibadah haji hukumnya adalah fardhu.

    Sedangkan yang kedua yaitu pada ibadah umroh thawaf wada tidak ada, tidak seperti halnya terdapat pada saat pelaksaaan ibadah haji.

  7. Pada ibadah haji, diwajibkan untuk membayar denda berupa seekor unta yang digemukan atau disebut juga sebagai Al Badanah di mana saat seseorang membatalkan umroh dan juga melakukan thawaf dalam keadaan sedang junub. Namun hal ini tidak terjadi pada mereka yang melakukan ibadah umroh.

Rangkaian Kegiatan dari Ibadah Umroh – Perbedaan Haji dan Umroh

perbedaan haji dan umroh by alsha travel news

Dari poin-poin diatas sudah menjelaskan tentang perbedaan ibadah haji dan ibadah umroh. Dan jika memiliki niat atau rencana untuk melakukan ibadah umroh, maka tentunya harus mengetahui terlebih dulu gambaran dari tata cara dari serangkaian untuk melakukan kegiatan ibadah umroh.

Mulai dari niatnya hingga dari berpakaian ihram, tawaf, sa’i dan kemudian diakhiri dengan tahalul. Semuanya harus dilakukan secara berurutan dan juga tertib tentunya.

  1. Yang harus dilakukan oleh para jamaah yaitu menuju ke tempat miqat yaitu tempat di mana mereka akan berpakaian ihram di bir Ali.

    Namun sebenarnya memakai ihrom juga diperbolehkan bahkan sejak masih di Madinah, namun niat tetap dilakukan di bir Ali. Setelah pakaian diganti dengan pakaian ihrom, maka selanjutnya shalat Sunnah sebanyak dua rakaat.

  2. Saat memakai pakaian ihrom maka terdapat larangan yang harus dipatuhi, di antaranya yaitu dilarang untuk memakai parfum atau wewangian, memakai odol saat sikat gigi, memakai sabun mandi, memakai peci atau pakaian selain ihrom hingga melakukan hubungan suami istri.
  3. Saat melakukan perjalanan menuju ke Makkah maka harus bertalbiyah sebanyak-banyaknya sampai di gerbang Makkah.
  4. Melakukan tawaf di mana mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang terdiri dari putaran satu hingga tiga kali berlari-lari kecil, dan putaran ke empat hingga ke tujuh berjalan biasa.
  5. Melakukan perjalanan antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali bolak balik.
  6. Sa’i di mana dilakukan dengan cara berjalan namun dengan batas yang ditentukan yaitu di antara dua lampu hijau dan dilakukan dengan berlari-lari kecil.
  7. Kegiatan tahallul atau yang merupakan kegiatan mencukur rambut minimal tiga helai rambut. Meskipun diperbolehkan untuk mencukur setengahnya, namun juga disarankan untuk mencukur semuanya sebagai salah satu tanda dari selesainya melakukan kegiatan serangkaian dari ibadah umroh.
  8. Tertib dalam artian yang merupakan salah satu dari rukun umroh di mana dalam melakukan serangkaian kegiatan dari ibadah umroh tersebut harus dilakukan dengan secara berurutan.

Jadi itulah poin-poin dengan penjelasanya mengenai perbedaan haji dan umroh, semoga dapat di pahami dan juga bermanfaat bagi Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here